25th Aug, 2008

Nonton Jathilan

barngsai2.JPG

Sabtu-Minggu, 23-24 Agustus ‘08

Bertempat di lapangan Mlati Sleman BRI punya gawe besar. Pesta Rakyat Simpedes. Acara inti adalah penarikan undian bagi nasabah BRI. Undian yang diperebutkan adalah beberapa sepeda motor, uang tunai dan hadiah utama yaitu Toyota Yaris. Acara dimeriahkan oleh drumband, jathilan, panjat pinang, Barongsai, reog, dangdut dan juga bazar murah yang dipandu MC Nonot, Kristin, Mbah Darmo dan Aldo Iwak Kebo.

Bisa dibayangkan dong meriahnya acara ini. Tak ketinggalan aku bersama Yuki, Mbah Uti Mbah Kakung berniat nonton acara ini. Sekitar jam 10 pagi kita dah nyampe lapangan dan acara juga telah dimulai. Jathilan cilik dari SD Sedangadi Mlati menampilan jathilan lengkap dengan jaran kepangnya dan geding asli. Acara ini disiarkan pula oleh TA TV (belakangan tak tunggu2 ko belom tayang2 juga ya..). Yukio tampak asyik nonton di barisan paling depan. 2 group dari SD di sleman tampil dengan meriah. Penontopun kasih aplaus untuk penampilan mereka. Acarapun dilanjutkan dengan live musih dari grup Prambanan klo tidak salah. Akupun keliling stand2 pameran di seputar lapangan sembari nunggu jathilan beneran maen. Hari itu lapangan terik sekali, sinar matahari menyegat. Aku n rombongan yang tidak persiapan payung plus minuman dari rumah alhasil kehausan. Nyari2 stand minuman akhirnya nemu jus seba coklat yang sepertinya enak. Lupa nama standnya hanya ingat yang jual 2 orang cowok berambut gimbal dan sedikit kumal. Agak pesimis ni jusnya enak gak ya? higienis gak ya? Ah sudahlah haus ini…Kita pesen tiga gelas, coklat, strowberi dan capuccino seharga Rp 3500 satu gelasnya. Wuih rupanya dikasih parutan kecu plus taburan coklat kecil2 di atasnya. Aku yang pesen capucinno langsung mencicipi wuih…uenak ternyata…seger banget…dan bersih pula…maklum pakai gelas sekali pakai.

Jam sudah menunjukkan pukul 12.00 tp jathilan blom maen2 juga.Kitapun berteduh di SD Sedangadi 1 yang berada tepat di pinggi lapangan. Rupanya para pemain jathilan sedang istirahat di situ. Tepat pukul 13.00 jathilanpun di mulai. Di tengah matahari yang semakin terik jathilan wanita mulai straksi tarian2 plus naik kuda kepang. Tak berapa lama ada beberapa pemain yang mulai “dadi” alias kemasukan (katanya si…) mulai bertingkah aneh dengan makan kembang setaman dan minum dari air di baskom. Wah mulai agak takut ni, klo ketempelan takut ndadi…Para pemain juga banyak yang keluar arena, ada yang mengejar salah satu kru jathilan dan ada pula yang minta jajanan es krim dan minum dawet (agak gak masuk akal ya…). Akhirnya salah satu kru yang di kejar ikut maen di arena sambil makan es krim . Jathilan makin seru plus lucu. Ada pula yang membawa pisang dan ditawarkan ke penonton, walo agak sedikit takut aku ikut ambil pisang dan dimakan Yukio…mudah2an gak ada apa2…Kelar jathilan cewek yang berakhir dengan beberapa pemain yang pingsan yang harus digotong keluar, munculnya jahitlan laki2 yang lebih seram dan lebih seru tentunya…dan lebih mistis…dukunya 3 orang…Penampilan jathilan laki2 ini seru sebenarnya hanya sayang rombongan barongsai keburu datang, sehingga banyak penonton yang surut berpindah nonton barongsai…Menurutku penampilan barongsai tidaklah terlalu istimewa ya hampir sama dengan barongsai2 yang lain, berjumpalitan dan akrobatik plus liong yang berjalan meliuk2….Penampilan barongsai hanya sekitar 45 menit kemudian dilanjutkan acara panjat pinaang. Dua pohon pinang yang sudah digantungi amplop2 berhadian (kabarnya hadiahnya jutaan), dipereutkan oleh peserta yang terdiri dari laki2 (tentu saja mana pernah ada yang wanita) berbadan kekar, hitam dan bertato…wah serem juga…

Bersambung……

Leave a response

Your response:

Categories